Be an Eco-friendly Family
Friday, 22 April 2016
LIFESTYLE
BE AN ECO-FRIENDLY FAMILY
1

Jika kesadaranmu untuk peduli lingkungan sudah meningkat, berarti sudah saatnya mengajak orang lain untuk ikut peduli lingkungan. Kamu bisa mulai dari orang-orang terdekat, yang utama adalah keluarga. Ini penting karena kamu berbagi tempat tinggal dengan mereka dan kalau dilakukan bersama-sama, rumahmu jadi eco-friendly, deh.

Nggak sulit lho, untuk menerapkan gaya hidup ‘hijau’ di keluargamu. Kuncinya, seluruh anggota keluarga mau komit dan kompak melakukannya, sehingga bisa saling mendukung dan mengingatkan jika ada yang lalai. Ini yang bisa dilakukan bersama-sama oleh anggota keluarga.

  • Hemat pemakaian energi.
    Penggunaan energi, terutama listrik yang berlebihan, dapat meningkatkan produksi gas CO2 yang berdampak buruk bagi lingkungan hidup. Gunakan lampu LED serta pilih perangkat elektronik bersistem inverter yang lebih hemat energi dan ramah lingkungan. Ingat selalu untuk mematikan lampu, AC, komputer, dan TV saat nggak dipakai.
     
  • Kelola sampah dengan cerdas.
    Untuk memilah sampah, buatlah tempat sampah terpisah untuk sampah organik dan non-organik di rumah lalu biasakan semua orang untuk membuang sampah sesuai jenisnya. Bisa juga dibuat biopori di halaman rumah untuk mengubah sampah menjadi kompos. FYI, biopori adalah lubang resapan air buatan di tanah yang jadi lebih ‘aktif’ jika diisi sampah organik, karena sampah-sampah ini akan menjadi makanan bagi organisme di dalam tanah dan ‘diubah’ menjadi kompos.
     
  • Ubah sampah menjadi wadah yang berguna.
    Asah kreativitasmu dengan mengolah sampah di rumah jadi sesuatu yang berguna. Misalnya nih, botol minuman bisa dibelah dua dan dihias untuk dijadikan pot gantung. Atau kardus bekas dibungkus kain cantik dan bisa jadi kotak penyimpanan. Bisa juga kamu membuat shopping bag sendiri dari T-shirt yang sudah tidak terpakai untuk mengurangi pemakaian kantong plastik. Tutorialnya bisa kamu dapatkan di sini.
     
  • Hemat air.
    Banyak hal-hal sepele yang dilakukan anggota keluarga di rumah yang ternyata membuang-buang air. Misalnya saja membiarkan keran wastafel terus terbuka saat menyikat gigi, mencuci piring, atau membersihkan mobil. Coba kamu amati apa saja aktivitas-aktivitas yang boros air ini lalu cari solusi bersama agar bisa hemat air.
     
  • Maksimalkan sarana transportasi.
    Berjalan kaki, bersepeda, atau menggunakan angkutan umum seperti bus atau KA bisa dilakukan untuk menghemat penggunaan bahan bakar. Salah satu cara yang bisa dilakukan keluargamu adalah car pooling, yaitu satu mobil dipakai beramai-ramai oleh anggota keluarga yang tujuannya searah.
     
  • Berkebun.
    Kegiatan bercocok tanam atau berkebun bisa mengembalikan Bumi menjadi lebih hijau dan asri, lho. Selain asyik dijadikan hobi, berkebun bisa dimanfaatkan untuk menanam aneka tanaman yang bisa dikonsumsi seluruh keluarga, misalnya sayuran, buah-buahan, atau tanaman obat. Merawat kebun menjadi tugas bersama dan bisa dilakukan bergantian, jangan dilakukan sendirian saja.

 

Yuk, ajak keluargamu untuk menerapkan gaya hidup ‘hijau’ mulai dari sekarang. Selain bisa mengurangi kerusakan pada lingkungan hidup, gaya hidup ini juga bisa membantu orangtuamu berhemat, lho. Buktikan saja sendiri! 

Comment